Kapolres Tomohon Serahkan 975 Bibit Mangrove ke Masyarakat Desa Poopoh Minahasa

Minahasa, SeputarNusantara.id – Upaya melestarikan alam terus dilakukan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara.

Kali ini, Kapolres Tomohon menyerahkan dan menanam 975 bibit Mangrove di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, pada Jumat (19/5/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan Kapolres Tomohon yang diwakili Kapolsek Tombariri Ipda Mario Sopacoly SH MH bersama perwakilan Koramil 1302-07/Tombariri, Bhabinsa Sertu Arsyad, Camat Tombariri diwakili Kasie Pemerintahan, Bhabinkamtibmas Aipda Farly Laoh, pemerintah dan masyarakat Desa Poopoh.

Kapolsek Tombariri mengatakan bahwa penyerahan dan penanaman Bibit Mangrove di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri kepada Pemerintah Desa dan Masyarakat Poopo untuk membudidayakannya, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat pesisir pantai.

“Kegiatan ini, sebagai bentuk pelestarian lingkungan sekitar melalui penanaman mangrove ini,” ujar Mario.

“Ini memiliki beberapa manfaat, diantaranya bertujuan untuk mencegah abrasi pantai di laut, penyerapan karbondioksida, menjaga kualitas air dan udara, sebagai habitat ikan dan biota laut lain, pereduksi gelombang di pantai, memberikan dampak ekonomi yang luas dan menjadi sumber pendapatan bagi nelayan,” katanya lagi.

YoriPorayow

Lantamal VIII Tanam 3.000 Mangrove di Minahasa Utara

SEPUTAR MINUT – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado melalui Staf Potensi Maritim melakukan penanaman 3.000 Mangrove di Desa Kalinaun, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada pekan kemarin.

Penanaman mangrove tersebut dipimpin langsung Asisten Potensi Maritim Lantamal VIII Kolonel Laut (KH) Ir. Florendo V. Jacobus, M.Si.

Kegiatan tersebut melibatkan personel Kodim 1310 Bitung dan Polsek Likupang, perangkat serta warga Desa Kalinaun serta mahasiswa KKN dari Institut Agama Kristen Negeri Manado.

Aspotmar Danlantamal VIII menyampaikan, rehabilitasi Mangrove harus terus dilakukan, salah satunya untuk mengantisipasi perubahan iklim yang sedang terjadi di dunia.

“Penanaman Mangrove tersebut dilakukan dengan harapan dapat mengurangi energi gelombang, melindungi pantai dari abrasi, menghambat intrusi air (naiknya batas antara permukaan air tanah dengan permukaan air laut ke arah daratan), memperbaiki lingkungan pesisir, hingga memperbaiki habitat di daerah pantai,” kata Florendo.

Ia juga berharap hal tersebut akan berdampak pada peningkatan produksi ikan dan produksi hasil laut lainnya, terutama kepiting.

AudyRewah

PT. Tri Mustika Cocominaesa Tanam 500 Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Desa Teep

SEPUTARMINSEL – PT. Tri Mustika Cocominaesa (PT. TMC) dan warga serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Minahasa Selatan (Minsel) menanam 500 Pohon Mangrove di pesisir pantai Desa Teep Kecamatan Amurang Barat, Selasa (16/08/2022).

Pimpinan PT. TMC Antonius S. Ransang memimpin kegiatan menanam pohon Mangrove untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.

Perwakilan perusahaan Nova Palit mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga lingkungan di sekitar.

“Menjadi prioritas utama kami memelihara kondisi lingkungan dengan menanam Mangrove di muara Sungai Liwason. Kami ingin melestarikan lingkungan dan mencegah abrasi tentunya,” kata Nova.

Sementara, Hukum Tua Desa Teep Elisabeth Pangkey mengapresiasi komitmen perusahaan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di Desa Teep, tempat perusahaan berada.

“Terima kasih kepada PT. TMC sudah menunjukkan kepedulian dalam hal melestarikan lingkungan dan menunjang program pemerintah dalam hal mari menanam,” ujar Elisabeth.

DArK