MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Kecamatan Amurang berhasil mempertahankan gelar juara umum pada pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Minsel Tahun 2023.
Gelar ini mengulanggi pencapaian yang diraih Kecamatan Amurang pada pelaksanaan Porkab I Minsel.
Sukses ini diraih setelah Kecamatan Amurang berhasil menjadi peraih jumlah medali terbanyak.
Mereka sukses menyabet 25 medali emas, 25 medali perak, dan 28 medali perunggu.
Selain itu Kecamatan Amurang menerima trophy tetap dan trophy bergilir dari Ketua Umum KONI Minsel yang juga selaku Bupati Minsel Franky Donny Wongkar.
Camat Amurang Petrus Ulaan selaku Ketua KONI Kecamatan Amurang merasa bangga dengan hasil yang diperoleh dari para atlet.
“Tentunya kami berbangga karena generasi muda yang ada di Kecamatan Amurang mampu membuat yang terbaik untuk masyarakat Amurang. Ini menjadi kebanggaan kita bersama terutama atlet-atlet dan official yang telah mengharumkan nama Kecamatan Amurang di Porkab ke-II ini,” ucap Petrus Ulaan, Sabtu (17/9/2023).
“Kiranya para atlet ini dapat terus meningkatkan bakat mereka, serta tetap tekun berlatih, percaya diri dan mereka akan berbuat untuk Kabupaten Minahasa Selatan ke depan,” kata Ulaan.
Mantan Ketua KNPI Minsel ini juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, pengurus KONI dan Panitia Porkab yang telah menggelar kegiatan ini.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minsel, pengurus KONI dan panitia Porkab yang telah melaksanakan kegiatan ini karena dengan kegiatan-kegiatan ini potensi generasi muda ke depannya akan semakin berkembang,” tutup Ulaan.
Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Arthur Tumipa mengucapkan rasa syukur karena pelaksanaan Porkab II Minsel boleh berjalan baik dan sesuai harapan.
“Suksesnya kegiatan ini karena peran dari semua pihak, baik dari Pemerintah Kabupaten, Pengurus KONI, Bapak/Ibu Camat selaku juga Ketua KONI Kecamatan, semua Panitia, dan seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami sampaikan banyak terima kasih kepada semua untuk dukungan yang telah diberikan,” ucap Tumipa.
Dirinya menyadari bahwa dalam pelaksanaan Porkab II Minsel ini ada banyak kekurangan dan kritik dari berbagai pihak.
“Tentunya kritik itu kami terima, oleh karena itu semua kekurangan dan kritikan yang dilayangkan kepada panitia menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk lebih baik lagi ke depannya,” tandas Tumipa.
(DArK)