Nasrun Mokodongan, Sang Petani yang Berhasil Nahkodai Desa Sapa Timur

SEPUTARMINSEL- Siapapun tak dapat menolak kehendak Sang Pencipta. Sekalipun itu seorang petani lugu. Jika dikehendaki menjadi seorang pemimpin maka tiada yang mustahil.

Nasrun Mokodongan, (48). Lelaki lugu yang kesehariannya akrab bergulat dengan tanah dan cangkul itu, kini menjadi orang nomor satu di Desa Sapa Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Nasrun atau akrab disapa Nakoda ini, terpilih menjadi Hukum Tua atau Kepala Desa Sapa Timur dalam ajang pemilihan hukum tua serentak. Yang digelar pada tanggal 12 Oktober 2022 kemarin.

Nakoda yang maju dengan nomor urut 3 ini, berhasil unggul setelah mengalahkan 2 rivalnya. Nomor urut 01 meraih 185 suara, nomor urut 02 meraih 204 suara. Sedangkan Nakoda sendiri, berhasil mendapatkan 341 suara.

“Alhamdulillah Allah SWT, menghendaki saya terpilih sebagai Hukum tua Sapa Timur. Ini amanah dari masyarakat yang tentu menjadi tanggung jawab besar saya selama 6 tahun ke depan,” kata Nakoda ketika ditemui di kediamannya.

Ditanya berapa anggaran saat dirinya maju dalam pemilihan hukum tua, jawabannya bahwa tak ada anggaran yang diberikan untuk membeli suara masyarakat.

“Saya keluar anggaran, cuman sebatas makan minum saja. Itupun, dibantu masyarakat. Makanya saya sangat berterima kasih kepada pendukung saya, yang mempercayakan saya sebagai hukum tua. Juga kepada seluruh masyarakat desa sapa timur, yang sudah berpartisipasi dalam ajang pemilihan hukum tua kemarin,” ungkap Nakoda.

Dirinya pun berharap, masyarakat bisa bergandeng tangan demi kemajuan desa sapa timur.

“Tidak ada lagi pendukung 01, 02 ataupun 03. Yang ada, kita sama-sama masyarakat desa sapa timur. Yang tentu, perkembangan infrastruktur di desa dan kemajuan di desa sendiri, bukan hanya tergantung pemerintahnya. Namun kerja sama antara pemerintah dan masyarakat,” tutup Nakoda.

Masyarakat Desa Sapa Timur sangat senang dengan digelarnya pilhut di desa itu. Pasalnya, hampir 7 tahun Desa Sapa Timur tidak memiliki Hukum Tua definitif.

“Ya Alhamdulillah, Pilhut telah dilaksanakan. Dan saat ini, di desa kami sudah ada hukum tua definitif yang dipilih oleh masyarakat. Berharap, semoga dengan adanya hukum tua yang baru, insyaallah desa sapa akan lebih maju lagi dalam segala hal,” harap Faisal Kamaru warga desa setempat.

Redaksi