Bupati FDW Turun Lansung Serap Aspirasi Masyarakat di 4 Kecamatan Terkait Penyusunan RPJPD Minsel

MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang merakyat.

Hal itu dibuktikan Bupati yang akrab disapa FDW ini dengan turun langsung menyerap aspirasi dan mendengar keluhan masyarakat di Kecamatan Tareran, Suluun Tareran, Tumpaan dan Tatapaan.

Aksi marathon dari Bupati FDW ini dilakukan sejak Selasa (19/9) hingga Rabu (20/9) dalam kegiatan Forum Grup Discusion (FGD) Isu Strategis Penyusunan Awal Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Minsel Tahun 2025-2045.

Ada yang berbeda dari kegiatan ini. Biasanya kegiatan ini dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati.

Tapi, atas inisiatif Bupati FDW dirubah untuk turun ke bawah agar bisa mendengar lansung aspirasi masyarakat.

Kegiatan FGD ini diawali di Kantor Camat Tareran menghadirkan seluruh Forkopimcam, Hukum Tua, Perangkat Desa, BPD dan tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Tareran dan Suluun Tareran, Selasa (19/9).

Pada kesempatan itu Bupati FDW dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting dan sangat strategis.

“Forum ini adalah milik kita bersama dan saya harap kita semua untuk proaktif karena yang akan kita bicarakan ini untuk kepentingan masyarakat dan pemerintah yang ada di Kecamatan Tareran dan Suluun Tareran yang nantinya akan dibahas ditingkat selanjutnya,” tutur suami dari Anggota DPRD Minsel Elsje Rosje Sumual.

Perlu diketahui RPJPD adalah Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah (Kabupaten) untuk periode 20 Tahun ke depan. Dokumen ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RPJMD untuk setiap jangka waktu 5 tahun.

Dokumen RPJPD ini bersifat makro memuat visi, misi, tujuan dan arah pembangunan daerah yang disusun melalui pendekatan partisipatif yaitu nelibatkan seluruh unsur stakeholder. Forum ini mempunyai arti penting, karena seluruh pemangku kepentingan dapat berpartisipasi memberikan ide dan gagasan untuk kemajuan Minahasa Selatan.

Sementara itu di hadapan Forkopimcam, Hukum Tua, Perangkat Desa, BPD serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Tumpaan dan Tatapaan, Bupati FDW menyampaikan bahwa FGD ini adalah forum untuk kita semua menyampaikan usulan dan masukan.

“Diharapkan agar kita semua dapat menyampaikan masukan – masukan untuk kepentingan banyak orang ke depan bagi masyarakat Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Tatapaan,” ucap ayah dari Eldo Wongkar di BPU Tumpaan, Rabu (20/9).

“Forum ini adalah milik kita semua agar dapat menyampaikan apa yang menjadi harapan dari masyarakat yang ada di Kecamatan Tumpaan dan Tatapaan,” tutup Bupati FDW.

Bertindak sebagai narasumber kegiatan ini yakni Akademisi Universitas Negeri Manado Dr. Sherly Lumeno, MT, yang juga sebagai tenaga ahli penyusunan RPJPD Kabupaten Minsel.

(DArK)