Wawali Richard Sualang Terima Kunjungan Studi Banding Pemkot Pekanbaru

Manado — Wakil Wali Kota (Wawali) Manado dr. Richard Sualang, menerima kunjungan studi banding pembelajaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekanbaru, Rabu (9/3). Pemkot Pekanbaru dipimipin Wakil Wali Kota H. Ayat Cahyadi. S.Si

Kunjungan studi banding Pemkot Pekanbaru, karena Pemerintah Kota Manado dianggap telah menjadi percontohan.

Sebagai contoh menurut Sualang, yang didampingi Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, SH, MH mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sudah menjaminkan seluruh tenaga honorer di lingkungan pemerintah, juga para pekerja rentan.

“Begitu juga dengan para pekerja di bidang keagamaan, bahkan pada beberapa waktu lalu Sulawesi Utara sempat masuk dalam MURI,” kata Sualang.

Hadir dalam rombongan Pemerintah Pekanbaru, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru H. Muhammad Jamil M.AG, M.Si, Asisten Pemerintah dan Kesra Drs. H. Soffaizal M.Si, Kepala Dinas Ketenagakerjaan H. Abdul Jamal M.Pd beserta para staf BPJS.

(Redaksi)

Beri Stimulan ke Pelaku Usaha, Richard Sualang Serahkan Bantuan Gerobak dan Tenda

Manado — Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, secara simbolis menyerahkan gerobak dan tenda, kepada para pelaku usaha di Jalan Paving Sindulang Boulevard II, Kecamatan Tuminting, Rabu (2/3/2022). Bantuan ini dari Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sebanyak 100 unit gerobak dengan anggaran 1,4 Miliar Rupiah dan tenda sebanyak 6 buah dengan anggaran 63 Juta Rupiah, dimaksudkan untuk meningkatkan kegiatan bagi pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi di tengah Pandemi Covid-19.

Dalam amanatnya, Richard Sualang mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan stimulan untuk melaksanakan kegiatan perdagangan dan masyarakat penerima bantuan lebih giat lagi serta menambah penghasilan.

“Ingat, ini cuma stimulan. Tapi yang pokok ibu-ibu dan bapak-bapak lebih rajin supaya menjadi salah satu pendorong bergeraknya perekonomian di Kota Manado setelah kita melewati Pandemi. Kita keluar dari Pandemi bukan cuma soal kesehatan tapi juga soal perekonomian,” kata Richard.

Menurut Richard, Pemerintah Kota Manado berencana menata kawasan Boulevard supaya nilai ekonomisnya lebih bertambah.

“Supaya orang-orang yang akan mengunjungi kawasan kuliner di Boulevard ini lebih merasa nyaman untuk belanja, makan pisang goreng tanpa mengganggu lalu lintas dan masalah keamanan lainnya,” ujar Richard.

Untuk diketahui, pelaku usaha IKM dan UMKM disepanjang jalan Boulevard II menerima 75 unit gerobak dengan tujuan penataan pedagang. Koperasi Pemasaran Sahabat Jawa Gorontalo sebanyak 15 unit gerobak. Koperasi Konsumen Serba Usaha Berkat Sulut Hebat sebanyak 3 unit gerobak. Forum IKM dan UMKM Kota Manado sebanyak 7 unit gerobak dan 6 buah tenda.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten II, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, para Camat dan Lurah serta perwakilan penerima bantuan.

(***/Redaksi)