Richard Sualang Buka Kawanua Climbing Wall Competition Tahun 2022

Manado — Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Utara (Sulut), dr Richard Sualang membuka Kawanua Climbing Wall Competition di Taman Berkat, Manado, Rabu (9/3/2022). Direncanakan kegiatan akan berlangsung hingga Sabtu (12/3).

Ada tiga kategori dalam kegiatan ini, seperti Lead Putra, Lead Putri dan Speed Classic Kids.

Ungkapan terima kasih dan apresiasi disampaikan Sualang, yang adalah Wakil Wali Kota Manado terhadap Kawanua Climbing Community, yang menyelenggarakan iven seperti ini bagi para atlet di Sulut.

“Kedepan FPTI Sulut akan melihat atlit-atlit yang dihasilkan, agar dalam menghadapi skala lebih besar seperti menuju PON, kita akan berpartisipasi di Pra-PON,” kata Sualang.

Untuk saat ini, Sualang menyampaikan akan menitik beratkan ke pembinaan baru menggapai prestasi.

“Pada intinya sebelum lolos, kita akan mempersiapkan dengan baik infrastuktur, juri dan pembuatan jalur. Sehingga bisa ikut di multi iven PON atau pentas Nasional lainnya dengan atlet dari Sulut sendiri,” ujar Sualang.

Meski beberapa daerah telah dibangun infrastruktur secara representative, seperti di Manado, Bitung dan Sangihe, namun Sualang mengharapkan FPTI Sulut akan melakukan kemitraan dengan pemerintah di daerah lain untuk membangun infrastruktur atau menyiapkan prasarananya sendiri.

“Tapi diharapkan pula, ketika hal tersebut diwujudkan maka harus ada timbal balik dari para atlit di daerah masing-masing, dengan menunjukkan prestasi berdasarkan keunggulan tersebut,” tutup Sualang.

Di kegiatan ini, Ketua FPTI Sulut hadir bersama Sekretaris Prisilia Nelwan SP dan Bendahara Daygi Wuisan ST serta jajaran pengurus lainnya.

(Redaksi)

Beri Stimulan ke Pelaku Usaha, Richard Sualang Serahkan Bantuan Gerobak dan Tenda

Manado — Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, secara simbolis menyerahkan gerobak dan tenda, kepada para pelaku usaha di Jalan Paving Sindulang Boulevard II, Kecamatan Tuminting, Rabu (2/3/2022). Bantuan ini dari Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sebanyak 100 unit gerobak dengan anggaran 1,4 Miliar Rupiah dan tenda sebanyak 6 buah dengan anggaran 63 Juta Rupiah, dimaksudkan untuk meningkatkan kegiatan bagi pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi di tengah Pandemi Covid-19.

Dalam amanatnya, Richard Sualang mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan stimulan untuk melaksanakan kegiatan perdagangan dan masyarakat penerima bantuan lebih giat lagi serta menambah penghasilan.

“Ingat, ini cuma stimulan. Tapi yang pokok ibu-ibu dan bapak-bapak lebih rajin supaya menjadi salah satu pendorong bergeraknya perekonomian di Kota Manado setelah kita melewati Pandemi. Kita keluar dari Pandemi bukan cuma soal kesehatan tapi juga soal perekonomian,” kata Richard.

Menurut Richard, Pemerintah Kota Manado berencana menata kawasan Boulevard supaya nilai ekonomisnya lebih bertambah.

“Supaya orang-orang yang akan mengunjungi kawasan kuliner di Boulevard ini lebih merasa nyaman untuk belanja, makan pisang goreng tanpa mengganggu lalu lintas dan masalah keamanan lainnya,” ujar Richard.

Untuk diketahui, pelaku usaha IKM dan UMKM disepanjang jalan Boulevard II menerima 75 unit gerobak dengan tujuan penataan pedagang. Koperasi Pemasaran Sahabat Jawa Gorontalo sebanyak 15 unit gerobak. Koperasi Konsumen Serba Usaha Berkat Sulut Hebat sebanyak 3 unit gerobak. Forum IKM dan UMKM Kota Manado sebanyak 7 unit gerobak dan 6 buah tenda.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten II, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, para Camat dan Lurah serta perwakilan penerima bantuan.

(***/Redaksi)