Menteri Risma Dorong Para Pendamping Aktif Tangani Masalah Sosial

Manado, SeputarNusantara.id – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengajak pilar-pilar sosial menjadi garda depan Kementerian Sosial dalam penanganan berbagai masalah sosial.

Pilar-pilar sosial dituntut peka dan reponsif, sejalan dengan permasalahan sosial yang berkembang dinamis dan kompleks.

Dalam rilis Biro Hubungan Masyarakat, Kementerian Sosial, pada Sabtu (08/04/2023), Mensos menekankan, permasalahan sosial berdimensi luas termasuk bencana alam dan non alam. Ada juga bencana sosial, yang dimensinya tidak kalah kompleks.

Bencana sosial, di antaranya bisa berupa peredaran dan kecanduan Narkoba atau pergaulan bebas.

“Bisa narkoba atau pergaulan bebas. Cegah dan tangani dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Ngga perlu ada pertemuan khusus. Kalau kalian di tengah-tengah masyarakat, ada  remaja lagi kumpul-kumpul datangi dan jelaskan. Ini kewajiban kita,” kata Mensos.

Sebagai negara yang dikenal tinggi intensitas bencana alam menurut Mensos, tentu diperlukan sosialisasi dan penguatan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan mitigasi bencana.

Pilar-pilar sosial diminta aktif melakukan edukasi kepada masyarakat sejak usia dini. Kepada anak-anak pendekatannya bisa dengan permainan atau lagu.

“Ada lagunya untuk mensosialisasikan bencana. ‘Kalau ada gempa, lindungi kepala, kalau ada gempa jauhi jendela, kalau ada gempa masuk kolong meja, kalau ada gempa lari lapangan’,” kata Mensos bersenandung.

Di hadapan personel Taruna Siaga bencana (Tagana), para pendamping sosial, dan pelopor perdamaian, Mensos meminta mereka aktif mendorong perubahan di tengah-tengah masyarakat.

Termasuk salah satunya adalah penanganan kemiskinan.

Mensos mengingatkan, produktifitas masyarakat menghadapi tantangan sejak usia anak-anak. Fenomena kecanduan gadget merupakan indikasi serius terhadap turunnya produktifitas.

“Sekarang ini anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain gadget, sehingga melupakan waktu belajar. Daripada main gadget, lebih baik mereka bermain. Bermain bisa berdampak baik bagi perkembangan anak-anak,” katanya.

Saat bertemu dengan puluhan SDM PKH di Palembang, Mensos yang hadir bersama Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano Sigit dan Dirjen Pelindung dan Jaminan Sosial Robben Rico mengingatkan agar bekerja dengan tulus dan ikhlas.

Mensos menyatakan, penerima manfaat yang ditangani para pendamping merupakan manusia-manusia terpilih.

“Siapa yang mau miskin? Siapa yang mau disabilitas? Saudara-saudara kita ini adalah titipan untuk kalian. Di sini kita beruntung. Karena kalian bisa menolong orang dengan tidak menggunakan uang sendiri,” katanya.

Sebagai kepanjangan tangan Kemensos, menurut Mensos SDM PKH telah menerima imbalan profesional yang  pantas dari negara.

Mensos meminta mereka bekerja untuk meningkatkan keberfungsian sosial para penerima manfaat, bekerja secara transparan dan akuntabel.

Bersama aparat penegak hukum, diingatkan bahwa Kemensos terus meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan bantuan sosial. Mensos mengajak SDM PKH menjadi bagian dari upaya pengawasan tersebut.

“Pengelolaan bansos sekarang dipantau langsung oleh aparat. Saya titip kepada para pendamping di sini agar melakukan semuanya sesuai dengan tugas. Jangan aneh-aneh,” katanya.

Mensos meminta mereka menjadi pribadi yang banyak bersyukur dengan nikmat yang mereka dapat. Tanpa perlu tergoda dengan gaya hidup mewah namun mungkin diperoleh dengan cara-cara kurang patut.

“Keberhasilan bukan dari seberapa banyak harta kita dapat. Ngga usah malu kalau antar anak sekolah naik motor. Ukuran sukses itu kalau penerima manfaat yang kita dampingi keluar dari kemiskinan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Robben Rico menginformasikan bahwa Mensos telah memasukkan pendamping PKH dalam formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ini adalah upaya serius Bu Menteri meningkatkan kesejahteraan anda sekalian. Jadi tidak ada alasan untuk tidak bekerja dengan baik,” kata Robben.

(***/Redaksi)

Waspada! Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Landa Sulawesi Utara

Manado, SeputarNusantara.id – Sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dilanda cuaca ekstrem, beberapa hari terakhir.

Hal ini menyebabkan terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah daerah.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, dalam rilisnya Sabtu (08/04/2023) mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena wilayah Sulawesi Utara berada pada masa transisi atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

“Berdasarkaan analisis kondisi iklim wilayah Sulawesi Utara yang diprakirakan akan mengalami awal musim kemarau di bulan Juni 2023 sehingga pada April 2023 Wilayah Sulawesi Utara berada pada masa transisi atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau,” tutur Dhira Utama S.Kom, kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado.

Dhira menjelaskan, berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer di wilayah Sulawesi Utara, yaitu sering terbentuknya sistem tekanan udara rendah hingga bibit siklon tropis dan potensi terbentuk siklon tropis di Samudera Pasifik sebelah Utara Sulawesi Utara dan Papua yang berpengaruh terhadap pola angin streamline (lapisan 3000 feet) membentuk pola perlambatan dan pertemuan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan serta peningkatan kecepatan angin.

Didukung dengan indeks labilitas atmosfer lokal pada kondisi labil dan pertumbuah awan konvektif dengan intensitas sedang berdasarkan pengamatan cuaca udara atas (Radiosonde).

“Kondisi tersebut mempengaruhi pertumbuhan awan-awan Cumulonimbus semakin intens yang dapat mengakibatkan cuaca ekstrem pada masa transisi atau peralihan musim,” kata Dhira.

“Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah di wilayah Sulawesi Utara agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di masa transisi yaitu hujan dengan intensitas lebat disertai kilat/petir secara sporadis, angin kencang, puting beliung dan hujan es yang dapat mengkibatkan bencana hidrometeorologi (genangan, banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun pohon tumbang),” ujarnya lagi.

Dikatakan Dhira lagi, pemerintah dan masyarakat diimbau untuk untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan khususnya didaerah rawan banjir, tidak berada di lereng bukit atau pohon dan baliho semi permanen yang berpotensi tumbang.

“Lebih mengintensifkan koordinasi, sinergi, dan komunikasi antar pihak terkait untuk kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometrorologi,” pungkasnya.

JimmyRumondor

Bupati Franky Wongkar Layani Ibadah Perjamuan Kudus di GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah

Minsel, SeputarNusantara.id – Perayaan Jumat Agung Yesus Kristus Tahun 2023 khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan sangatlah spesial.

Berbagai kegiatan menghiasi rangkaian Jumat Agung seperti Obor Paskah, Parade Salib, Taman Getsemani dan Drama Penyaliban berkumandang di beberapa Desa dan Kelurahan di Minsel.

Dari Perayaan Jumat Agung yang menggema ini terdapat satu momen Jumat Agung yang sontak menjadi kekaguman setiap mata yang melihat bagaimana sosok Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH.

Dalam kesederhanaannya, Bupati Franky Wongkar boleh menjalankan tugas dan tanggungjawab pelayanan di Gereja khususnya selaku pelayan khusus (Pelsus) di GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah.

Dalam jabatan sebagai Ketua Komisi Pria Kaum Bapa GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Pnt. Franky Wongkar terlihat turut membagikan cawan yang berisi Anggur dan Roti kepada Jemaat Tuhan.

Istri tercinta Bupati Minsel, Elsje Rostje Sumual (ERS) yang juga sebagai Anggota Dewan Kabupaten Minsel hadir mengikuti acara Perjamuan Kudus ini.

Beberapa Jemaat yang hadir di Ibadah Jumat Agung ini merasa bangga dan bersyukur ketika boleh beribadah bersama dengan Bupati dalam penghayatan akan pengorbanan Yesus.

“Saya berharap momentum Jumat Agung kiranya dapat mempererat hubungan antar sesama keluarga, masyarakat dan terlebih dengan Tuhan Yesus,” kata Bupati Franky Wongkar.

DArK

Pawai Prosesi Jalan Salib Dilaksanakan Jemaat GMIM Kalvari Kalait Wilayah Tombatu Selatan

Mitra, SeputarNusantara.id – Pawai Prosesi Jalan Salib yang dilaksanakan oleh Jemaat GMIM Kalvari Kalait Wilayah Tombatu Selatan berlangsung pada Jumat (07/04/2023).

Prosesi Jalan Salib diikuti seluruh masyarakat Desa Kalait Raya berlangsung penuh makna dan penuh hikmat.

Meskipun saat kegiatan berlangsung terjadi hujan, tapi tidak mengurangi rasa syukur masyarakat Kalait Raya.

Sosok Yesus yang diperankan Pnt. Jenry Tompoliu, mengambarkan betapa menderitanya Yesus ketika menebus dosa seluruh umat manusia.

“Yesus rela di siksa dengan memikul beban dosa manusia,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Kalvari Kalait, Pdt. Grace Sari Dewi Umboh, M.Th mengatakan bahwa Jalan Salib ini bukti betapa Allah nengasihi umat manusia.

“Allah mengasihi kita umat manusia, oleh sebeb itu Jemaat GMIM Kalvari Kalait melakukan Jalan Salib untuk menggambarkan penderitaan Yesus Kristus,” kata Pdt. Grace.

JimmyRumondor.

Polri Terima Anggota Baru 2023, Cek Posisi, Kuota, Lama Pendidikan dan Persyaratannya

Manado, SeputarNusantara.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah membuka pendaftaran penerimaan anggota baru sejak 4 April hingga 14 April 2023.

Anggota baru Polri yang diterima, akan dibagi menjadi tiga jalur, yaitu Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, dan Tamtama Polri.

Nantinya, anggota baru yang diterima melalui jalur Akpol akan berpangkat Inspektur Dua (IPDA), Bintara Polri akan berpangkat Brigadir Dua (Bripda), Tamtama Polri akan memiliki pangkat Bhayangkara Dua (Bharada).

Sebagai informasi, penerimaan Taruna/i Akpol tahun ini berjumlah 175 orang (150 taruna dan 25 taruni).

Kemudian, Bintara Polri 11.531 orang yang terdiri dari 10.529 Bintara Polisi Tugas Umum dan Bakomsus pria, 402 orang Bintara PTU dan Bakomsus wanita, 500 orang Bintara Brimob, dan 100 orang Bintara Polair.

Selanjutnya, Tamtama Polri 1.601 orang, terdiri dari 1.500 orang Tamtama Brimob dan 101 Tamtama Polair.

Dijelaskan, untuk lama pendidikan bagi Taruna/i Akpol harus 4 tahun, Bintara Polri 5 bulan, dan Tamtama Polri 5 bulan.

Terkait tempat pendidikan:
1. Taruna/i Akpol berada di Akpol Lemdiklat Polri Semarang, Jawa Tengah.
2. Bintara Polri berada di SPN Polda untuk Bintara PTU, Bakomsus, dan Bintara Rekpro pria.
3. Pusdik Brimob untuk Bintara Brimob.
4. Pusdik Polair untuk Bintara Polair
5. Sepolwan untuk Bintara PTU, Bakomsus dan Bintara Rekpro wanita.
6. Tamtama Polri berada di Pusdik Brimob untuk Tamtama Brimob
7. Pusdik Polair untuk Tamtama Polair.

Yang perlu diketahui juga, dalam penerimaan anggota Polri untuk Akpol syarat khususnya antara lain:
1. Harus laki-laki atau perempuan; tinggi minimal 165 cm untuk laki-laki dan 163 cm untuk perempuan, berat badan seimbang.
2. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun saat mulai pendidikan (sekitar Juni/Juli 2023).
3. Berdomisili minimal 1 tahun, dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.
4. Pendidikan minimal SMA, MA, atau sederajat jurusan IPA atau IPS, bukan lulusan Paket A, B, dan C.
5. Nilai ijazah dengan nilai akumulasi minimal 70 atau rata-rata minimal B.

Syarat khusus untuk Bintara Polri, yakni,:
1. Laki-laki atau perempuan, bukan anggota atau mantan Polri, TNI, PNS.
2. Tidak pernah ikut pendidikan Polri/TNI.
3. Tinggi minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan.
4. Berat badan seimbang.
5. Usia minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 21 tahun saat mulai pendidikan.
6. Berdomisili minimal 2 tahun, dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.
7. Pendidikan minimal SMA atau MA jurusan IPA, IPS, Bahasa (bukan Paket A dan Paket B) atau SMK (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan).
8. Nilai ijazah rata-rata dengan akumulasi minimal 65.00 atau rata-rata minimal B.

Syarat khusus Tamtama Polri, yakni:
1. Laki-laki.
2. Tinggi minimal 165 cm dengan berat badan seimbang.
3. Usia minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 22 tahun saat mulai pendidikan.
4. Berdomisili minimal 2 tahun dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.
5. Pendidikan minimal SMA/MA/Sederajat jurusan IPA atau IPS (bukan Paket A dan Paket B).
6. Nilai ijazah rata-rata dengan akumulasi minimal 65.00 atau rata-rata minimal B.

Jika sudah memenuhi semua persyaratan yang disebutkan, maka daftarkan diri anda melalui laman Pilih jenis seleksi di halaman utama website https://penerimaan.polri.go.id/.

Isi formulir registrasi dengan data yang sebenar-benarnya.

Bila sudah pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password untuk melakukan login menuju halaman pendaftar.

Upload berkas pendaftaran yang dibutuhkan. Pendaftar akan mendapat formulir registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polres setempat.

Redaksi