Cek! Ini 7 Bansos Yang Disalurkan ke Masyarakat Indonesia

Manado, SeputarNusantara.id – Bansos atau bantuan sosial adalah program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bansos ini terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Di Indonesia, ada beberapa program bansos yang dilaksanakan oleh pemerintah, antara lain:

1. Program Keluarga Harapan (PKH):

PKH adalah program bantuan sosial yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan.

Program ini memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai dan akses ke layanan kesehatan dan pendidikan.

2. Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT):

BPNT adalah program bantuan sosial yang menyediakan kartu elektronik yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di toko-toko yang bekerja sama.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat miskin terhadap pangan yang berkualitas.

3. Program Sembako:

Program Sembako adalah program bantuan sosial berupa paket sembako yang berisi bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan mie.

Program ini ditujukan untuk masyarakat miskin dan rentan.

4. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN):

JKN adalah program jaminan kesehatan yang memberikan akses pelayanan kesehatan kepada seluruh penduduk Indonesia.

Program ini mencakup berbagai jenis bantuan kesehatan, termasuk biaya perawatan dan obat-obatan.

5. Program Bedah Rumah:

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak huni.

Pemerintah memberikan bantuan untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah yang tidak memadai.

6. Program Kartu Indonesia Pintar (KIP):

KIP adalah program bantuan sosial yang memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin.

Program ini mencakup biaya sekolah, seragam, dan perlengkapan sekolah lainnya.

7. Program Dana Desa:

Program ini memberikan alokasi dana kepada desa-desa di seluruh Indonesia untuk pengembangan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi program bansos, serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Namun, terkadang masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan dan distribusi bansos, seperti kesenjangan data, birokrasi, dan adanya penyalahgunaan.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk bekerja sama dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Redaksi

Polres Minsel Baksos di Tempat Ibadah dan Salurkan Bansos Hari Bhayangkara ke-76

SEPUTARMINSEL – Polres Minsel mengadakan kegiatan bakti sosial (Baksos) religi di tempat ibadah serta menyalurkan bantuan sosial (Bansos), dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76.

Kegiatan Baksos dan Bansos dilepas Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK, Ketua Bhayangkari Cabang Minsel Della Bambang, jajaran pejabat utama, perwira, brigadir serta ibu-ibu pengurus Bhayangkari cabang Minsel.

“Bakti sosial dilaksanakan kerja bakti membersihkan tempat ibadah, untuk kegiatan Bansos menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19,” ujar Kapolres Minsel dalam sambutannya, Selasa (21/06/2022).

Baksos dilaksanakan personel Polres Minsel dengan kegiatan kerja bakti membersihkan halaman Masjid Al Musabirin di Desa Tumpaan dan Gereja GMIM Betlehem di Kelurahan Ranomea.

Kegiatan humanis yang dilaksanakan Polres Minsel dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 ini, menuai apresiasi dari tokoh agama serta masyarakat Minsel pada umumnya.

“Terimakasih kepada Polres Minsel atas kegiatan baksos dan bansos, semoga ini membawa manfaat dan kebaikan bagi kita semua, Selamat Hari Bhayangkara, tetap semangat,” ujar Imam Masjid Al Musabirin, Desa Tumpaan.

Selain Polres Minsel, kegiatan Baksos dan Bansos dalam rangka hari Bhayangkara ke 76, dilaksanakan juga oleh Polsek jajaran.

DArK

Luar Biasa! Polres Minahasa dan Jurnalis Beri Bantuan, Ini Tujuannya

MINAHASA – Kapolres Minahasa AKBP Tomy Bambang Souissa, SIK, bersama Waka Polres Kompol Yindar T. Sapangalo, S.Sos dan jajaran Pejabat Utama, melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial kepada masyarakat, Sabtu (14/05/2022).

Kegiatan penyaluran Bansos dilaksanakan dengan melibatkan semua organisasi Pers di Minahasa yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM), PersMin dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Minahasa.

Diawali dengan Apel kesiapan, kegiatan dilanjutkan Patroli sambang, kunjungan ke beberapa Polsek serta desa, melakukan tatap muka bersama masyarakat dan menyerahkan bantuan Sembako kepada warga yang kurang mampu.

“Kegiatan ini selain Safari Kamtibmas dalam rangka pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Minahasa, juga antisipasi Kerawanan Pangan di era Pandemi Covid-19,” Kata Souissa.

Hadir mendampingi Kapolres Minahasa di kegiatan ini, Ketua Bhayangkari Melda Tommy, Waka Polres Kompol Yindar T Sapangalo, S.Sos, Kabag Ren Kompol Lexi Ratumbanua, Kasat Reskrim AKP Edy Susanto, Kasat Intel AKP Destam Dumat SH, Kasat Narkoba Erween Tanos SH, Kasat Sabhara AKP Robin Langi, Kasat Binmas AKP Alex Karundeng, Kasi Propam Ipda Adrian Tatontos, Kasat Lantas AKP Ryan Wahyuningtyas, SIK, Kasi Humas IPTU Johan Rantung, dan para ibu-ibu Bhayangkari yang menemani suami.

HK

Demi Bansos 600 Ribu, Warga Rela Terima Vaksinasi

Minsel — Bantuan Sosial (Bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2022, mulai disalurkan pemerintah lewat PT. Pos Indonesia, sebesar Rp. 600 ribu, untuk bulan Januari-Maret.

Masyarakat penerima Bansos BPNT di Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), sesuai jadwal dilaksanakan di Kantor Camat, Kamis (24/2/2022).

Kepala Kecamatan Amurang, Rommy Rumagit, S.Sos kepada warga mengatakan bahwa untuk penerima bantuan kali ini wajib menunjukkan kartu vaksin.

“Kalau ada masyarakat yang belum divaksin, silahkan langsung vaksin di gerai yang sudah disiapkan Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI) yang berkerja sama dengan Puskesmas Amurang,” kata Camat Rumagit.

Sementara, Tien Takaluma senang bisa menerima bansos dari pemerintah. Dirinya mengaku senang karena sementara membantu biaya anaknya yang sakit.

“Tak masalah kalau hari ini untuk terima Bansos, saya harus divaksin dosis yang kedua. Biasanya tensi darah saya tinggi, bersyukur hari ini bisa normal dan menerima vaksin,” ujar Tien.

Untuk diketahui, pencairan dana Bansos ini, dibagi dalam dua tahap, yakni yakni empat Desa/Kelurahan di tahap pertama dan empat di tahap kedua, untuk mengurangi terjadinya kerumunan.

(Redaksi)