Polisi Amankan Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Abepura

SEPUTARJAYAPURA – Polsek Abepura mengamankan seorang pria berinisial BU (45) atas tindak pidana Penipuan, dengan modus menghipnotis korban di Jalan Raya Gerilyawan Kampkey Distrik Abepura, Minggu (29/5/2022) siang. Penangkapan pria tersebut sebagai respon atas laporan masyarakat.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak, S.H., M.H saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Kejadian berawal saat BU bersama rekannya menghentikan Mahmudah (60) di TKP, kemudian diajak ke depan sebuah ruko. BU mengaku dirinya adalah pegawai dari Dinas Sosia dan mengatakan kalau korban mendapat bantuan dari Dinas Sosial berupa uang sebesar lima belas juta rupiah,” kata AKP Lintong.

Setelah itu BU meminta uang kepada korban sebesar lima ribu rupiah menurut AKP Lintong, lalu mengambil potongan kertas dari saku celananya dan menulis nomor telepon. Kemudian uang dan kertas tersebut dilipat dan diserahkan dengan mengajak korban berjabat tangan seraya mengatakan “ibu pandang saya…. nanti hubungi saya di kantor Dinas Sosial”.

“Setelah itu pelaku BU juga mengatakan “ibu masih ada uang” lalu korban menjawab “ada” dan tanpa sadar korban mengambil amplop di dalam tasnya yang berisi uang sebesar dua juta lima puluh ribu rupiah lalu diserahkan kepada pelaku, kemudian dijawab oleh pelaku “nanti uang ini saya sumbangkan kepada fakir miskin”, setelah itu pelaku menyerahkan uang tersebut kepada temannya,” ujar AKP Lintong.

Selanjutnya kedua pelaku dijelaskan AKP Lintong jalan menuju motornya, saat itulah korban tersadar kalau uangnya diambil oleh pelaku, sehingga dari keterangan korban langsung mengejar keduanya dan berhasil menarik baju pelaku BU.

“Temannya yang sudah berada di atas motor langsung kabur meninggalkan TKP bersama uang milik korban, sementara pelaku BU berhasil diamankan warga setempat setelah diteriaki oleh korban,” kata AKP Lintong lagi.

***/Redaksi

Seorang Remaja Dilaporkan Tenggelam di Pantai Base-G Papua

SEPUTARJAYAPURA – Seorang remaja bernama Ricki Ridho Korwa, dilaporkan tenggelam saat berenang di Pantai Base-G Distrik Jayapura Utara, Sabtu (28/05/2022), sekira Pukul 10.30 WIT.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Jayapura Kota Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra, S.H., M.H saat dikonfirmasi via telepon seluler.

Kapolsek mengatakan tidak ada yang melapor mengenai tenggelamnya remaja tersebut. Setelah korban dievakuasi ke RSUD Dok II baru didapat informasi bahwa ada korban tenggelam di Pantai Base-G.

“Saya pun langsung memerintahkan anggota untuk segera ke Rumah Sakit. Korban diketahui sudah meninggal dunia dan pihak keluarga menerima kejadian tersebut. Selanjutnya korban dibawa pulang untuk disemayamkan di rumah duka di Padang Bulan Distrik Heram,” kata AKP Jahja.

Dari keterangan saksi Yuliana (57) yang merupakan tante korban menurut AKP Jahja korban diketahui sedang berekreasi bersama keluarganya di Pantai Base-G sebelah kanan. Korban kemudian terlihat berjalan untuk mandi ke pantai sebelah kiri.

“Tidak lama kemudian datang saudara korban bernama Yonathan memberitahukan bahwa korban tenggelam. Keluarga kemudian melakukan pencarian hingga menemukan korban dan dibawa ke rumah sakit namun dinyatakan telah meninggal dunia,” ujar AKP Jahja, mantan Kasubag Humas Polresta Jayapura Kota ini

Lanjut AKP Jahja, diduga korban meninggal dunia karena tenggelam. Menurut keterangan dari keluarga, korban diketahui tidak mahir berenang, kemungkinan korban tenggelam karena tergulung oleh ombak.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan piknik di Pantai untuk selalu berhati-hati dan waspada dengan tetap saling memperhatikan satu sama lain agar bila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan kiranya cepat untuk mendapatkan pertolongan,” kata AKP Jahja lagi.

***/Redaksi

Heboh! Jasad Janin Bayi Ditemukan di Kamar Mandi Puskesmas Hamadi Papua

SEPUTARJAYAPURA – Penemuan jasad janin bayi di dalam Kamar Mandi Puskesmas Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua dan sempat menghebohkan warga, terjadi pada Jumat (27/05/2022) pagi.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Seru, S.H membenarkan ada peristiwa penemuan jasad janin bayi.

Kompol Hendrik mengatakan, berawal saat saksi bernama Yuliana yang merupakan pegawai di Puskesmas Hamadi saat hendak masuk Puskesmas mencium aroma tidak sedap kemudian mencari asal dari bau tersebut.

“Saksi kemudian mendapati asal dari bau tak sedap tersebut, dirinya menemukan sosok jasad janin bayi yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa didalam kamar mandi atau toilet Puskesmas yang sudah berbau,” kata Kompol Hendrik.

Saksi kemudian memanggil rekannya menurut Kompol Hendrik untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jayapura Selatan dan langsung direspon oleh anggota yang piket dengan dipimpin Kanit Reskrim Ipda Muh. Mirwan, S.Trk.

“Anggota yang mendatangi TKP selanjutnya melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) untuk mengumpulkan alat bukti dan keterangan para Saksi, kemudian dilanjutkan dengan Olah TKP oleh Tim Inafis dari Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota,” ujar Kompol Hendrik.

Lanjut Kompol Hendrik, usai dilakukan olah TKP anggota kemudian menghubungi Rumah Sakit Bhayangkara untuk selanjutnya mengevakuasi jasad janin bayi tersebut untuk dilakukan outopsi.

“Kini kasus tersebut dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Jayapura Selatan untuk ditemukan pelakunya. Sementara info yang diketahui bahwa di dalam lingkungan Puskesmas Hamadi, biasanya warga dari luar bebas keluar masuk untuk menumpang memakai Toilet,” kata Kompol Hendrik lagi.

“Sementara terkait jenis kelamin janin bayi tersebut belum diketahui, hasilnya akan di tahu usai dilakukan outopsi oleh pihak rumah sakit dalam hal ini Dokter Spesialis Forensik,” tutupnya.

***/Redaksi