PWI Sulut Daulat Almarhum Efradus Semuel Taroreh Sebagai “Tokoh Teladan Pers”

SEPUTARTOMOHON – Wartawan Senior Almarhum Efradus Semuel Taroreh (77) meninggal dunia pada hari Kamis (14/4/2022) lalu. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut) mendaulat Efradus Taroreh sebagai Tokoh Teladan Pers.

Penghargaan Tokoh Teladan Pers ini diserahkan langsung oleh Ketua PWI Sulut Drs. Voucke Lontaan, didampingi Sekretaris Merson Simbolon SE,MSi dan Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Adrianus R Pusungunaung.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disemayamkan di Rumah duka Keluarga Bayak – Taroreh, tepatnya di Kelurahan Talete Satu Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Sabtu (16/4/2022).

Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan dalam prakatanya mengatakan bahwa Penghargaan Tokoh Teladan Pers yang diberikan kepada almarhum Efradus dinilai sangat layak.

Mengingat sepak terjangnya di dunia jurnalistik, baik di Koran Harian Obor Pancasila, Koran Harian Cahaya Siang dan disejumlah media lainnya. Sampai tutup usia lewat tulisan – tulisannya, almarhum Efradus telah banyak memberikan kontribusi untuk pembangunan di Sulawesi Utara.

“Bahkan semasa hidupnya dalam berorganisasi di PWI Sulut, Almarhum Erfadus juga dikenal sangat baik dengan teman-teman sejawatnya pada waktu itu,” ujar Voucke, saat ibadah pemakaman.

Almarhum Efradus lanjut Voucke, dikenal sebagai sosok pria yang murah senyum dan sangat dekat dengan berbagai kalangan, serta dapat membimbing para jurnalis muda untuk terus berkarya sesuai kode etik jurnalistik.

“Almarhum ini dikenal sangat ramah dan baik, beliau tidak segan-segan untuk menularkan ilmu jurnalistik,” ucap Voucke.

Menurut Voucke, kiprah almarhum di dunia jurnalistik ini dikenal sangat familiar bagi jurnalis lainnya, baik yang muda maupun yang tua.

“Almarhum menjadi sosok panutan teman-teman jurnalis tidak hanya di PWI, pekerjaannya sebagai jurnalis sudah tidak diragukan lagi. PWI Sulut kehilangan sosok Efradus Semuel Taroreh,” tegas Voucke.

Untuk menghormati jasa-jasa almarhun Efradus, penghargaan diberikan masih dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun PWI ke 76 tahun 2022.

Kami berharap lewat  penghargaan ini dapat memberikan semangat dan motivasi untuk istri terkasih, anak-anak, cucu-cucu dan seluruh keluarga besar  almarhum (Taroreh – Mamuaya) yang ditinggalkan oleh Almarhum.

“Untuk itu mewakili seluruh Pengurus  dan anggota PWI Sulut, kami turut berduka cita atas kembalinya Almarhum ke Bapa di Surga. Kiranya Tuhan Yesus Kristus memberikan kekuatan dan penghiburan pada keluarga yang ditinggalkan. Selamat jalan senior  Efradus Semuel Taroreh,” tutup Voucke.

Hadir juga Pengurus PWI Kota Tomohon, Sekretaris Terry  Wagiu, Bendahara Stevi Tampi dan Melki Karwur.

(*/Redaksi)

Lontaan Ungkap Rasa Duka PWI se-Sulut Atas Meninggalnya Margiono

Manado, SN.id — Mantan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Margiono dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Modular, Jakarta, pada pukul 09.45 WIB, pada Selasa (1/2/2022).

Ketua PWI Sulawesi Utara (Sulut) Drs. Voucke Lontaan saat dihubungi lewat telepon oleh wartawan membenarkan berita duka tersebut.

“Benar, Almarhun Margiono sudah meninggal tadi pagi,” ungkap Lontaan.

“Seluruh pengurus dan anggota PWI se-Sulut menyampaikan rasa turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Kita doakan semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Lontaan.

Untuk diketahui, almarhum Margiono terpilih sebagai ketua umum dalam Kongres PWI pada 2008 dan menjadi ketua umum PWI selama 2 periode.

(Redaksi)