Mensos Tri Rismaharini Pantau Pelaksanaan Operasi Katarak di Kediri

SEPUTAR NUSANTARA – Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan pemantauan pelaksanaan Operasi Katarak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simpang Lima Gumul, Kediri.

Mensos didampingi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Ketua Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV INDOSIAR Abbas Yahya.

Selain berkeliling, Mensos berdialog dengan pasien dan memberikan motivasi untuk tidak takut menjalani operasi.

Kepada media, Mensos mengatakan bahwa kegiatan Operasi Katarak ini tidak lepas dari permintaan Bupati Kediri kepada dirinya.

“Bupati menemui saya di Jakarta dan menyatakan ada kebutuhan Operasi Katarak untuk masyarakat Kabupaten Kediri,” ujar Mensos.

“Tapi karena Kemensos tidak memiliki anggaran khusus untuk operasi semacam ini maka perlu menggandeng pihak lain. Nah kami dibantu dengan YPP,” katanya lagi.

Para penderita katarak, perlu segera mendapatkan pengobatan menurut Mensos, kalau tidak maka bisa berlanjut ke tahap kebutaan.

Dalam kesempatan ini, Kemensos bersama YPP membantu biaya operasi kolaboratif sebesar Rp423.775.000 untuk 253 orang.

Kemensos juga menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso berupa kebutuhan dasar senilai total  Rp120.554.500.

“Saya mengapresiasi kepada semua pihak yang telah membantu masyarakat tidak mampu menjalani Operasi Katarak,” ungkap Mensos.

Di kesempatan yang sama Bupati Kediri menyampaikan terima kasih atas kesediaan Mensos membantu para penderita katarak dan hadir di Kabupaten Kediri.

“Sebelumnya saya memang menghadap Mensos untuk menyampaikan permintaan tersebut. Alhamdulillah mendapatkan bantuan. Terima kasih juga untuk YPP yang telah mendukung kegiatan ini,” kata Bupati Hanindhito.

Untuk diketahui, Operasi Katarak merupakan salah satu upaya Kemensos untuk membantu warga tidak mampu, dari ancaman kebutaan. Penderita katarak di Indonesia termasuk cukup tinggi.

(***/Redaksi)