BP2MI Siap Fasilitasi Pemulangan PMI di Bulan Suci Ramadhan

SEPUTAR INDONESIA – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani memimpin Rapat Pimpinan (Rapim), pada Jumat (24/03/2023).

Rapim digelar untuk memastikan kesiapan BP2MI dalam menangani Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat libur Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.

 

Rapim melibatkan seluruh jajaran di daerah yakni Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) seluruh Indonesia.

“Seluruh BP3MI saya minta melaporkan kesiapan mereka,” tukas Benny

Menurutnya, BP3MI segera siapkan petugas di titik-titik pintu masuk (entry point) pemulangan. Baik di bandara, maupun di pelabuhan Laut.

Selain itu, dikatakan Benny kondisi kesehatan petugas yang menangani pemulangan PMI juga harus diperhatikan.

“Saya minta Kepala BP3MI memaparkan data terkait berapa banyak PMI di tahun-tahun sebelumnya yang pulang bertepatan dengan momentum Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Benny.

“Jadi kita bisa mengkomparasikan, membuat pemetaan, dan perhitungan untuk persiapan. Karena BP2MI harus menyiapkan berbagai hal terkait keperluan tersebut,” katanya.

Selain staf atau pegawai, Benny juga harus siapkan fasilitas sarana prasarana.

“Kita semua harus menyiapkan diri untuk bekerja mendampingi dan memfasilitasi pemulangan PMI secara optimal,” ucap Benny Rhamdani.

Ini kesempatan dijadikan sebagai ladang amal kita di Bulan Suci Ramadhan. Pelindungan dan penanganan sangat penting dilakukan.

“Para Direktur juga saya minta bekerja cepat, merespon informasi dan isu-isu yang berkembang di media sosial,” ucap Benny

“Tak hanya itu, daftar nama petugas tolong dikirim ke saya. Lalu, pastikan lounge dan help desk kita dalam kondisi baik. Buatkan standing banner yang bertuliskan selamat datang di tanah air. Selamat menjalankan ibadah puasa, selamat berlebaran bersama keluarga,” ujarnya.

Silahkan jadikan Lounge sebagai posko, BP2MI harus memiliki posko di pelabuhan, PLBN, Selter dan kantor BP3MI.

“Pastikan Selter kita baik kondisi kamar-kamar maupun fasilitas kasur masih mantap, tidak rusak dan konsumsi disiapkan,” ungkap Kepala BP2MI.

Lakukan koordinasi yang intensif dengan stakeholder ungkap Benny baik penanganan mereka ketika akan dikembalikan ke daerah asal, sarana prasarana transportasi darat dan Laut. Kita melakukan pemetaan, prakiraan biaya (anggaran) yang dibutuhkan.

“Memang ini tidak mudah, tapi kita harus melakukannya. Di tahun 2023 harus lebih baik persiapan, kesediaan kita untuk menangani Pemulangan PMI disaat libur. Alhamdulillah jajaran BP2MI sudah siap,” pungkasnya lagi.

(***/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *