Peduli Kemanusiaan, Pemkab Minsel Kirim Bantuan Untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor Kota Manado

SEPUTARMINSEL – Hujan lebat yang mengguyur Kota Manado dan sekitarnya, Jumat (27/01/2023), memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah di Ibu Kota Provinsi Sulut tersebut.

Hal ini mendapat perhatian serius dari Pemkab Minsel melalui Bupati Franky Donny Wongkar (FDW).

Bupati FDW langsung menginstrusikan kepada perangkat daerah terkait yakni Dinas Sosial untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan di Kota Manado.

Kepala Dinas Sosial Minsel Diane Nayoan mengatakan mereka langsung menindaklanjuti instruksi Bupati FDW untuk mengirimkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado.

“Kami langsung menindaklanjuti perintah langsung dari Bupati FDW. Bantuan yang kami kirimkan yakni makanan cepat saji dan beras,” tutur Nayoan.

“Bukan hanya bantuan beras dan makanan cepat saji, tapi Pemkab Minsel mengirimkan bantuan tenaga dan menurunkan Tim Taruna Siaga Bencana  (TAGANA), “ujar Nayoan.

Adapun saat ini TAGANA MINSEL yang hadir di lokasi bencana langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melaksanakan tugas bersama tim gabungan lainnya (TNI/POLRI/Tim SAR).

“Tim TAGANA ini nantinya ikut membantu mengamankan barang-barang korban yang masih dapat diselamatkan juga membantu di dapur umum untuk penyaluran makanan siap saji ke korban bencana yang tersebar di beberapa titik bencana,” tutup Nayoan.

DArK

Polwan Polres Minsel Lakukan Hal Ini, Pulihkan Mental Anak Korban Bencana Amurang

SEPUTARMINSEL – Polres Minahasa Selatan (Minsel) mengadakan program ‘Trauma Healing’ di lokasi pengungsian warga korban bencana alam, di Kantor Kelurahan Lewet, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minsel, pada Selasa (21/06/2022).

Trauma Healing dilaksanakan oleh personel Polwan (Polisi Wanita) Polres Minsel, Polda Sulut, bekerjasama dengan Dinas PP dan PA Pemkab Minsel, dengan mengunjungi anak-anak korban bencana alam, memberikan hiburan dan motivasi serta pemulihan mental, psikologis untuk tetap semangat.

“Para korban bencana alam yang kehilangan tempat tinggal ataupun tempat usaha karena tertimpa bencana alam diberikan penghiburan dan motivasi serta pemulihan psikologis untuk membangkitkan semangat. Trauma Healing dilaksanakan oleh personel Polwan Polres Minsel, Polda Sulut,” ungkap Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK.

Anak-anak korban bencana alam disapa oleh petugas, berdiskusi mendengarkan cerita dan keluhan serta diadakan acara hiburan dirangkaikan dengan pemberian susu instan dan makanan ringan.

“Kami mengajak warga korban bencana alam, khususnya anak-anak untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan, namun kembali bangkit semangat dan tersenyum menatap kehidupan di hari berikutnya,” tambah Kapolres Minsel.

DArK