Bimtek Penggunaan Aplikasi Prodeksel, Bupati Harap Profil Desa Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan Desa Berkelanjutan

MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melaksanakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Profil Desa Berbasis Aplikasi Prodeksel bagi aparatur desa se-Kabupaten Minsel.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Minsel Franky Donny Wongkar di Hotel Sutan Raja Amurang, Jumat (19/5).

Bimtek ini dilaksanakan sebagai upaya Pemkab Minsel melakukan penguatan data profil desa sebagai dasar perencanaan pembangunan desa berkelanjutan.

Perlu diketahui Prodeskel merupakan suatu aplikasi untuk mempermudah penyusunan profil desa dan kelurahan menggunakan aplikasi berbasis website dimana data bisa diinput secara online.

Dengan adanya aplikasi ini maka operator dengan mudah mengelola data profil setiap desa per tahunnya yang nantinya bertujuan untuk membantu pengelolaan keuangan dan administrasi desa/kelurahan secara efektif dan efisien.

Aplikasi Prodeskel juga memberikan dukungan dalam pengelolaan anggaran, pembukuan keuangan, manajemen aset, dan pengarsipan data desa/kelurahan. Program ini juga membantu desa/kelurahan untuk mengembangkan rencana kerja dan anggaran serta melaporkan realisasi kegiatan yang telah dilakukan.

Dalam sambutannya Bupati Minsel menyampaikan bahwa pelaksanaan bimbangan teknis adalah salah satu kebutuan yang mendasar di era sekarang ini.

“Bimtek ini bertujuan agar para peserta dapat memahami dan mengetahui tentang penggunaan aplikasi ini dan harus dilaksanakan dan ditindaklanjuti di desa masing-masing,” ucap Bupati.

Bupati juga mangatakan dalam mengelola pemerintahan di desa membutuhkan kerja sama semua elemen agar supaya kesuksesan dan keberhasilan pembangunan didesa dapat dicapai.

“Untuk semua komponen yang ada di pemerintah desa untuk bekerja bersama dan solid bergerak dalam menjalankan pemerintahan yang ada di desa,” ujar Bupati yang akrab disapa FDW ini.

“Semoga para peserta yang mengikuti bimtek kali ini mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman yang berguna bagi masyarakat yang ada di desa masing – masing agar masyarakat semakin berkembang dan semakin maju. Hal itu semua dapat diraih apabila semua bergandengan tangan, bergerak bersama, dan bekerja bersama,” tutur suami dari Elsje Rosje Sumual.

Diakhir sambutannya Bupati FDW mengingatkan kalau ada masalah yang ada didesa kiranya dibahas di rapat desa.

“Jangan kita menebarkan kebencian dan saling menghina di media sosial karena itu mencoreng nama desa sendiri dan saling menyakiti antar sesama,” tutup Bupati FDW.

Bimtek ini turut dihadiri Priyo Bayu Utomo perwakilan Institut Sinergi Indonesia Pengkajian Dan Pengembangan Otonomi Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Kabag, Camat, serta Hukum Tua bersama perangkat desa se-Kabupaten Minsel.

(DArK)

 

Bupati FDW Warning Hukum Tua Jangan Ada Penyalahgunaan Dandes

MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Bupati Minsel Franky Donny Wongkar (FDW) memperingatkan Hukum Tua seluruh Minsel untuk tidak menyalahgunakan Dana Desa.

Hal itu ditegaskan Bupati FDW saat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan acara Launching Dana Desa (Dandes) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2023.

Pelaksanaan launching pemanfaatan Dandes dan BLT itu berlangsung di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel, Kamis (16/02/2023).

“Manfaatkan dan gunakan dandes sesuai peruntukannya, sebagimana perintah aturan” tegas Bupati FDW.

“Mengelola anggaran Dandes itu sederhana, jalankan semua program yang sudah disusun oleh Desa tapi jangan menabrak aturan,” tutur FDW.

Dirinya menyebutkan pihak Inspektorat selaku APIP menemukan adanya penyalahgunaan Dandes.

“Ada dua miliar yang jadi temuan dan sudah dikembalikan sebesar 1 miliar sekian oleh pemerintah desa,” sebut suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsje Rosje Sumual.

Bupati yang dikenal dekat dengan semua kalangan itu mengatakan selain penanganan yang dilakukan oleh inspektorat, sejumlah persoalan penyalahgunaan dandes juga tengah berproses di pihak kejaksaan.

“Sudah ada yang berproses di aparat penegak hukum bahkan sudah ada yang mendapat putusan pengadilan. Saya himbau supaya hal ini tidak terjadi lagi, di tahun anggaran 2023 ini,” ungkap Bupati lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Minahasa Selatan Ever Poluakan dalam laporannya di awal kegiatan menjelaskan tujuan pelaksanaan peluncuran Dandes dan BLT sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan terhadap desa yang proaktif dan tercepat dalam penyaluran BLT dan Dandes tahap I.

“Kami mendorong desa-desa yang belum untuk segera melengkapi dokumen untuk penyaluran BLT dan Dandes tahap I,” tandas Poluakan.

Acara peluncuran dandes dan BLT ini dilanjutkan dengan penyerahan simbolis BLT kepada sejumlah perwakilan lansia dan keluarga penerima manfaat dari 7 Desa yang mendapat apresiasi sebagai Desa tercepat.

Di antaranya Desa Paslaten, Malola Satu, Kumelembuai Atas, Tanamon, Aer Gale, Matani Satu dan Wiaulapi Barat. Masing-masing Hukum Tua 7 desa ini pun diberikan cendramata sebagai tanda penghargaan oleh Pemkab Minsel.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Wakil Bupati Petra Rembang, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Keuangan Negara Manado Asyep Syaefudin, Kadis PMD Sulut Jemmy Kumendong, dan Forkompinda Minsel, seluruh Hukum Tua Minsel, kepala SKPD serta undangan lainnya.

(DArK)