3 Arahan Presiden Jokowi untuk Menpora Dito Ariotedjo

Manado, SeputarNusantara.id – Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah melantik Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau akrab dipanggil Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (03/04/2023) sore kemarin.

Dalam konferensi pers usai dirinya dilantik, Dito Ariotedjo menyampaikan tiga pesan yang dititipkan Presiden Jokowi untuk olahraga Indonesia.

“Yang pertama, pak Presiden ingin di agenda event SEA games dan Asian games kita memprioritaskan cabor-cabor yang memiliki potensi medali. Jadi harus efisien tetapi kita mendapatkan hasil medali yang terbaik,” tutur Dito.

Yang kedua arahan pak Presiden menurut Dito adalah beliau ingin liga-liga pertandingan olahraga itu masih dilaksanakan di level tingkat pendidikan sekolah dan kuliah.

“Juga untuk rakyat kita diminta untuk menggalakkan antar kampung,” ucapnya lagi.

Sementara pesan ketiga pak Presiden dikatakan Dito bahwa Presiden sangat peduli dan ingin ekosistem sport industri Indonesia ini semakin maju dan semakin established.

“Untuk pemuda pak Presiden ingin pengembangan pemuda itu lebih kepada arah kewirausahaan dan juga profesionalitas dan dengan capaian indeks pembangunannya naik,” ujar Dito Ariotedjo.

Sementara, Dito Ariotedjo menilai jabatan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga diusianya yang baru 32 tahun, merupakan representasi dari generasi milenial dan juga bisa dibilang Gen Z.

“Jadi ini merupakan kesempatan dan saya berterima kasih kepada bapak Presiden Jokowi,” ucap Dito.

“Saya pasti akan otomatis sebagai Menpora harus menaungi semua stakeholder agar tidak ada konflik,” katanya.

Menurut Dito, semua akan bisa dijawab dengan kinerja.

“Apa yang saya akan perbuat di Kemenpora tidak akan dijawab dengan kata-kata, tapi dengan aksi dan impact yang akan terjadi,” pungkasnya.

Redaksi

Presiden Joko Widodo Buka Rakornas Penanggulangan Bencana 2023

SEPUTAR NUSANTARA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) tahun 2023 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta, Selasa (02/03/2023).

Orang nomor satu di Indonesia ini mengatakan bahwa Indonesia perlu mengantisipasi perubahan iklim, meningkatkan edukasi kesiapsiagaan dan peringatan dini kepada masyarakat serta menyederhanakan regulasi penanggulangan bencana sehingga respon cepat pemerintah terhadap bencana dapat terlaksana dengan tepat sasaran dan efisien.

“Pemerintah Daerah dan BPBD merupakan ujung tombak penanggulangan bencana di daerah, sehingga dukungan perlu terus diberikan kepada otoritas daerah agar langkah-langkah kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana dapat dilakukan secara masif,” tegas Presiden.

Presiden juga mengunjungi pameran industri kebencanaan dan melihat langsung inovasi teknologi hasil karya anak bangsa yang mampu meningkatkan kualitas penanggulangan bencana di Indonesia.

(***/Redaksi)

Bupati dan Wabup Minsel Hadiri Peresmian Bendungan Kuwil Oleh Presiden Joko Widodo

MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke daerah Sulawesi Utara.

Kunjungan Jokowi dalam rangka peresmian Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kalawat, Minahasa Utara, Kamis, 19 Januari 2023.

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Petra Yani Rembang turut hadir dalam peresmian tersebut.

Sebelum rangkaian kegiatan peresmian, Presiden Jokowi mengunjungi pasar tradisional Airmadidi kemudian lanjut ke lokasi peresmian di Kalawat, Minut.

Dalam sambutannya Jokowi menyatakan bendungan Kuwil ini dibangun sejak tahun 2016 dan menelan anggaran Rp1,9 Triliun, dan memiliki sejumlah manfaat serta digunakan oleh warga sekitar.

“Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 26 juta meter kubik dengan luas genangan 157 hektare yang bisa nanti untuk pembangkit listrik, kemudian mengurangi banjir yang ada utamanya di Manado dan juga untuk pertanian,” kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan, pembangunan bendungan Kuwil, dilatar belakangi dari peristiwa banjir bandang yang melanda Kota Manado pada 2014 lalu.

Sehingga itu, melalui bendungan ini, Presiden berharap potensi banjir di Kota Manado dan sekitarnya dapat direduksi dengan baik.

“Karena ini berada di atas Manado, sehingga kalau enggak dihentikan di sini, airnya bisa lari dan bisa menyebabkan Manado banjir,” ungkapnya.

“Seperti kita ingat pernah pada 2014 lalu di Manado pernah banjir bandang,” sambung Jokowi.

Jokowi menambahkan, Bendungan Kuwil Kawangkoan juga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro. Karena menurutnya, bendungan Kuwil Kawangkoan dapat menghasilkan tenaga listrik sebesar 2 x 0,70 megawatt.

“Meskipun kecil, tetapi bisa jadi pembangkit listrik tenaga mikro hidro,” ujar Jokowi.

Usai peresmian bendungan tersebut dilanjutkan dengan penyebaran bibit benih ikan tawar disaksikan oleh Gubernur, seluruh Kepala Daerah se-Sulut dan undangan.

Dalam Peresmian tersebut turut hadir Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Anggota Komisi V DPR RI Djenri Alting Keintjem, Gubenur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito, dan Direktur Utama Nindya Karya Haedar A. Karim, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Djoike Tuejeh, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Setyo Budiyanto, beserta seluruh Bupati dan Walikota se-Sulawesi Utara.

Sesuai jadwal, direncanakan, kunjungan kerja Presiden Jokowi di Sulut, akan berlangsung sampai dengan Jumat, 20 Januari 2023.

(DArK)