Aiptu Denny Peoni: Mari Jaga Keamanan Menyambut Tahun Baru 2024

Aiptu Denny Boy Peoni

Mitra, SeputarNusantara.id – Kepala Pos Polisi Touluaan Selatan (Kapospol) Aiptu Denny Boy Peoni mengimbau untuk sama-sama menjaga keamanan di Malam Tahun Baru.

Denny Peoni ketika di wawancari wartawan pada 31 Desember 2023 mengajak untuk bersama menjaga keamanan ibadah malam pergantian tahun.

“Saya mengimbau untuk sama-sama menjaga ibadah malam pergantian tahun, tidak ada yang mengunakan knalpot racing selama ibadah berlangsung,” kata Denny.

Ia menambahkan bukan hanya ibadah malam pergantian tahun, tapi ibadah tahun baru pertama dan kedua, keamanan harus dijaga bahkan jika kedapatan ada yang memakai knalpot racing akang diamankan oleh pihak berwajib bekerja sama dengan pemerintah dan team keamanan di setiap Denominasi Gereja yang ada di Touluaan Selatan.

“Kami akan bertindak tegas dan akan mengamankan siapa saja yang membuat kekacauan dalam ibadah tahun baru, apa lagi knalpot racing,” ucap Denny.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah bahkan team keamanan di setiap gereja seperti Panji Yosua dan akan mengamankan kendaraan-kendaraan yang sengaja menggunakan knalpot racing ketika ibadah berlangsung,” tutup Aiptu Denny Boy Peoni yang juga sebagai Kanit 1 Sat Intelkam Polres Mitra

JimmyRumondor

Sekolah di Molinow Minsel Ini Sering Tergenang Air Jika Hujan, Instansi Terkait Diminta Ada Perhatian

Minsel, SeputarNusantara.id – Derasnya hujan ditambah dengan drainase yang buntu mengakibatkan Sekolah Negeri Satu Atap (Satap)SD dan SMP di Desa Molinow Kecamatan Tenga tergenang air, Selasa (12/9/2023).

Instansi terkait diharapkan segera melakukan normalisasi saluran air, karena genangan air bisa menganggu proses belajar mengajar.

”Sekolah kami sudah sering terjadi seperti ini selalu terbenam air,” tutur guru di sekolah tersebut, saat dijumpai wartawan pagi ini.

Ia juga menambahkan bahwa genangan air pernah lebih parah lagi.

“Pernah banjir sampai seluruh sekolah dan sempat juga divideokan,” ucapnya lagi.

Sementara, Agus Tuella warga yang ditemui wartawan SeputarNusantarai.id, membantu mengeluarkan air dari halaman sekolah.

“Air dari saluran di depan jalan, kalau hujan deras pasti tersumbat dan akan mengalir ke halaman sekolah,” kata Agus.

Ia menambahkan, sebaiknya buatkan parit kecil, agar air tidak tergenang di halaman sekolah.

“Kasihan aktifitas para Guru dan murid pasti terganggu. Itu penting untuk dibantu,” pungkasnya.

Lham’Schu

Buka Porkab II, Steven Kandouw: Olahraga Jadi Sarana Tepat Harumkan Indonesia

Minsel, SeputarNusantara.id – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw membuka Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2023, di Ruang Terbuka Publik (RTP) Amurang, Senin (11/9/2023).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang. 

“Di catatan saya, tiga tahun ini baru Pemkab Minsel yang menyelenggarakan Porkab,” kata Steven Kandouw dalam sambutannya.

Menurut Ketua KONI Sulut, olahraga adalah sarana paling tepat untuk memunculkan putra-putri Minsel yang boleh mengharumkan nama Minsel, Sulut dan Indonesia.

Sementara, Bupati Franky Wongkar, selaku Ketua KONI Minsel mengajak seluruh elemen untuk mensukseskan Porkab II Minsel Tahun 2023.

“Saya berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat menggali potensi para atlet di Minsel untuk berlaga di jenjang selanjutnya,” tukas Bupati Franky Wongkar.

Para atlet, official, wasit dan panitia diminta Ketua KONI Minsel untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam pelaksanaan Porkab nanti.

“Saya mengimbau 1760 atlet untuk selalu menjaga nilai-nilai sportivitas, kejujuran, saling menghargai dan sikap disiplin, baik antar atlet, pelatih, wasit dan panitia dalam kegiatan ini,” ujar dia.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati dan menyertai perjuangan dan pengabdian kita, khususnya dalam pelaksanaan Porkab II Tahun 2023,” pungkasnya.

Redaksi

Warga Pertanyakan Kinerja Pengurus BUMDes Molinow Minahasa Selatan

Minsel, SeputarNusantara.id – Pengelolaan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Molinow di Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terus Menuai sorotan warga.

Pasalnya, usaha BUMDes Molinow yaitu pengelolaan Wisata Pantai Tanjung Molinow, terkesan tidak beres dan amburadul.

Sejak diresmikan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Sub Koordinator Perencanaan Kementerian Pariwisata pada tahun 2022 lalu, usaha BUMDes telah membawa Desa Molinow menjadi Desa Wisata.

Informasi yang dihimpun wartawan SeputarNusantara.id, dari sumber terpercaya, pada Jumat (9/9/2023), mengatakan bahwa BUMDes Molinow sudah lama tidak aktif pengurusnya.

“Itu harus dipertanyakan, kenapa sudah tidak aktif tapi fasilitas dan aset BUMDes disewa, bahkan tagihan karcis untuk pengunjung masih ada,” ucap sumber tersebut, sambil duduk di atas tanggul pemecah ombak

Ia juga menambahkan, anehnya lagi, ada oknum berinisial (T) sudah mengaku-ngaku jadi ketua BUMDes tanpa dipilih, dan portal dibuka dengan memakai identitas Desa yang ada.

“Terus, kemana hasil uang masuk semua itu dan siapa yang bertanggung jawab,” katanya.

Sementara, Hukum Tua Desa Molinow, Sitorus Lamonge mengatakan bahsa sudah membuka perekrutan pengurus baru karena BUMDes sudah lama tak aktif.

“Jadi saya sudah sampaikan lewat pengeras suara dari minggu lalu, tinggal tes. Nanti lihat penentuannya siapa yang membawah berkas di hari Senin nanti,” ucap Sitorus.

Ia juga menambahkan bahwa perekrutan pengurus baru BUMDes sudah dikonfirmasi dengan pendamping BUMDes.

Terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDes untuk pengurus lama, menurut Sitorus Lamonge akan diminta nanti.

“Nanti sementara menunggu SK, pengurus yang lama akan buat laporan di Musyawarah Desa (MusDes),” tutup Sitorus

Lham’Schu

Tim Resmob Polda Sulut Amankan Pelaku Dugaan Pemerasan di Salah Satu Perguruan Tinggi Manado

Manado, SeputarNusantara.id – Tim Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut), mengamankan D (40), pelaku dugaan pemerasan dan pengancaman di salah satu perguruan tinggi di Kota Manado, pada Jumat (8/9/2023).

Dalam konferensi pers, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Iis Kristian yang didampingi Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol Gani Siahaan dan Kasubdit Jatanras AKBP Benny Ansiga, membeberkan kronologisnya.

“Pada tanggal 30 Agustus 2023, sekitar pukul 19.00 WITA, tersangka mendatangi kampus salah satu perguruan tinggi yang ada di Kota Manado dan menemui pihak perguruan tinggi tersebut melalui salah seorang dosen,” ujar Iis Kristian.

Dalam pertemuan itu, tersangka mengaku sebagai anggota salah satu LSM dan juga sebagai pimpinan salah satu media online.

Kemudian, pada saat pertemuan dengan pihak perguruan tinggi, tersangka menyampaikan bahwa ada laporan dugaan penyimpangan di perguruan tinggi tersebut dan akan diungkap.

“Selanjutnya, tersangka menyampaikan tidak akan mengungkap laporan dugaan adanya penyimpangan di perguruan tinggi tersebut dan tersangka meminta sejumlah uang,” tukas Iis Kristian.

“Dalam pembicaraan saat itu, disepakati bahwa akan diberikan sejumlah uang pada tanggal 6 September 2023,” terangnya.

Pada tanggal 6 September 2023, sekitar pukul 17.30 WITA, menurut Kabid Humas Polda Sulut, sesuai dengan waktu yang disepakati di awal, terjadilah transaksi pemberian uang dari pihak korban kepada tersangka.

“Namun karena dari awal saksi korban merasa curiga, maka sebelum terjadi pemberian uang tersebut, saksi korban menghubungi pihak Ditreskrimum Polda Sulut,” kata dia.

“Sehingga pada saat penyerahan uang tersebut, saat itu juga dilakukan penangkapan terhadap tersangka,” jelasnya.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp25 juta, 1 amplop warna coklat, 2 buah handphone, 1 unit mobil Toyota Calya yang digunakan tersangka berikut STNK dan kunci mobil.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi korban maupun saksi-saksi lainnya, juga pemeriksaan tersangka dan barang bukti yang berhasil ditemukan oleh petugas, penyidik menerapkan pasal sangkaan terhadap tersangka,” ujar dia.

“Yaitu pasal 368 KUHP dan pasal 369 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun dan 4 tahun penjara,” ucapnya lagi.

Sementara, Dirreskrimum Polda Sulut, menjelaskan modus yang dilakukan oleh tersangka.

“Modus yang dilakukan oleh tersangka kepada pihak korban, tersangka mendapat informasi bahwa telah terjadi praktek-praktek pungutan liar di sana (perguruan tinggi tersebut),” kata Kombes Pol Gani Siahaan.

“Berupa penerbitan ijazah dengan memberikan sejumlah uang,” jelasnya.

Kombes Pol Gani Siahaan menegaskan, pihaknya masih akan mendalami hal tersebut.

“Untuk masalah itu, kita akan dalami,” ucap Gani.

“Karena sampai saat ini belum ada yang melaporkan kepada kita terhadap kejadian tersebut ataupun ada bukti dari ijazah palsu yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi tersebut,” pungkasnya.

Kabid Humas Polda Sulut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari aksi pemerasan maupun tindak pidana lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat, ketika ada siapapun itu, yang mengaku profesi apapun kalau masyarakat tidak yakin, agar mengecek,” pesan Kombes Pol Iis Kristian.

Dikatakan Kabid Humas Polda Sulut, paling tidak mengecek surat tugasnya dan identitas, dari mana yang bersangkutan bertugas.

“Ini untuk menghindari hal yang serupa dapat terjadi,” ujar dia.

Setelah mengecek status atau identitas ketika kita ragu, bisa langsung konfirmasi ke instansi yang bersangkutan,” pungkasnya.

Redaksi