Pelaksanaan Kegiatan GTA, Wabup Minsel Harap Kompetensi dan Kualitas SDM ASN Semakin Meningkat

MINSEL, SEPUTAR NUSANTARA – Wakil Bupati Minahasa Selatan Petra Yanni Rembang mengharapkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemkab Minsel semakin meningkat.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati ketika membuka kegiatan Government Transformation Acedemy (GTA) Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2023 yang diselenggarakan oleh  Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Manado bersama Dinas Kominfo Minahasa Selatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Bupati Minahasa Selatan, Selasa (9/5).

“Seluruh ASN menjadi garda terdepan dalam menjalankan roda pemerintahan di berbagai sektor, sehingga kualitas sumber daya manusianya dituntut untuk menjadi lebih baik lagi. Peningkatan kompetensi dan kualitas SDM ASN menjadi fokus pemerintah daerah, dan itu sesuai dengan misi pemerintah yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing,” ucap Wakil Bupati.

“Kepada para ASN kiranya dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga berbagai ilmu dan materi yang diberikan dapat diimplementasikan dalam pekerjaan, tugas pokok kita sehari-hari dan menjadi momentum dalam berinovasi dan menciptakan terobosan baru agar dapat semakin meningkatkan kinerja,” pesan Wakil Bupati lagi.

Sementara itu, Asriani Purnama ST mewakili Pimpinan BPSDMP Kominfo Perwakian Sulut-Manado didampingi Plt Kadis Kominfo Minsel Tusrianto Rumengan mengatakan bahwa inti dari kegiatan ini untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan teknik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi perkantoran (office) tingkat dasar, mengoperasikan aplikasi Internet dan media sosial, serta memastikan keamanan informasi pengguna.

“Pelatihan ini mencakup 30% pengetahuan atau wawasan dan 70% praktek yang bertujuan untuk membentuk keterampilan penggunaan aplikasi perkantoran tingkat dasar bagi peserta.” tuturnya.

Pelaksanaan Government Transformation Acedemy tahun 2023 menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM dalam mendukung akselerasi transformasi digital di era industri 4.0 melalui keterampilan dan daya saing, produktivitas, profesionalisme di tingkat pemerintah pusat bahkan daerah.

“Junior office operator” menjadi tema dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan saat ini, dimana secara garis besar untuk mempelajari dasar-dasar pengoperasian komputer dan pemanfaatan internet.

Target pelatihan saat ini adalah memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengoperasikan komputer dan internet untuk menunjang pekerjaan administrasi perkantoran umum.

Pelatihan Junior Office Operator ini pelaksanaannya dipusatkan di SMP Negeri 2 Amurang selama 5 (lima) hari kedepan terhitung mulai Selasa-Sabtu (09-13 Mei 2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekdakab Minsel Glady N. Kawatu, SH,MSi, Para Asisten yang ada di Setdakab Minsel, Kepala Dinas dan Badan serta para staf BPSDMP Kominfo Perwakian Sulut-Manado dan para peserta kegiatan GTA.

(DArK)

FDW – PYR Antar Pemkab Minsel Raih Peringkat Kedua Capaian MCP KPK di Sulut

MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Duet top eksekutif Franky Donny Wongkar (FDW) dan Petra Yanni Rembang (PYR) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minsel terus membuktikan kerja nyata untuk membangun Minsel yang lebih hebat.

Terbukti Bupati dan Wabup pilihan rakyat tersebut berhasil membawa Kabupaten Minsel bergelimang prestasi serta penghargaan.

Teranyar, Pemkab Minsel berhasil meraih posisi terbaik kedua di Sulut dalam capaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) tahun 2022 dari Komisi Pemberantasan Korupsi berdasarkan data per tanggal 25 Januari 2023.

Pemerintahan FDW-PYR membuktikan mereka terus berupaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik. Termasuk dalam pencegahan korupsi melalui peningkatan capaian nilai Monitoring Center for Prevention dari Koordinasi Supervisi Bidang Pencegahan pada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Keberhasilan Pemkab Minsel berada di posisi terbaik kedua ini menjadi wujud capaian kinerja program FDW – PYR dalam pencegahan korupsi melalui tata kelola pemerintahan yang semakin meningkat.

Perlu diketahui ,MCP merupakan monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) yang dilaksanakan oleh KPK RI pada pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Yang meliputi delapan area intervensi sebagai bagian reformasi birokrasi secara nasional. Delapan area intervensi program MCP tersebut, yaitu terdiri dari perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola keuangan desa.

Bupati FDW menyebut pencapaian ini tentunya berkat sinergitas semua stakeholder.

“Pencapaian ini tentunya berkat kerjasama semua elemen di Pemkab Minsel, terlebih khusus pengawasan intern melalui Inspektorat Daerah yang bekerja maksimal. Mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi program kerja,” ujar Bupati.

“Selain itu adanya pendampingan dari KPK, Kejaksaan, Kepolisian, BPK dan BPKP, sebagai upaya pencegahan korupsi pada tata kelola pemerintah daerah dalam pembangunan di Minsel, dan berharap agar capaian MCP ini terus bergerak naik,” ungkap suami dari  anggota DPRD Minsel Elsje Rosje Sumual ini.

(DArK)

Bupati FDW Harap Kualitas Penyusunan LPPD Makin Baik Lagi

MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Kualitas penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) harus makin baik lagi.

Pernyataan itu ditegaskan Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Kordinasi dan Evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Rabu (8/3) di Lantai IV Kantor Bupati Minsel.

“Selaku Pemerintah Daerah  menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Kemendagri RI yang bisa hadir untuk memberikan materi kepada segenap Perangkat Daerah yang ada di Minahasa Selatan terkait penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD),” tutur Bupati Minsel.

“Kedepannya harapan kami penyusunan LPPD untuk Minahasa Selatan akan lebih baik lagi,” kata Bupati yang akrab disapa FDW ini.

Dalam kesempatan ini hadir dari pihak Kemendagri RI yakni Kepala Subdirektorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Wilayah 4, Ditjen Otonomi Daerah Benny Kamil.

Kehadirannya untuk memberikan materi-materi terkait penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Kabupaten Minahasa Selatan.

Tujuan Penyusunan LPPD ini adalah agar hasil laporan menjadi lebih terstruktur dan dapat menyajikan sebuah data yang dapat dijadikan ukuran kinerja kerja Pemerintahan Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam LPPD tersebut bisa dinilai kinerja dari Pemerintahan Daerah yang diukur dari indikator-indikator yang sudah ditentukan per sektor atau tiap masing-masing urusan.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Selatan Petra Yani Rembang, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady Kawatu beserta jajaran pejabat di lingkup Pemkab Minsel.

(DArK)

Pemkab Minsel Terima Hasil Penilaian Kepatuhan Pemerintah Daerah Terhadap Pelayanan Publik dari Ombudsman

MINSEL, SEPUTARNUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) menerima kunjungan dari Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (6/3).

Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Petra Yanni Rembang menerima langsung kunjungan dari Ombudsman.

Tujuan dari kunjungan Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Utara di Kantor Bupati Minahasa Selatan dalam rangka penyerahan Penilaian Kepatuhan Pemerintah Daerah Terhadap Pelayanan Publik.

Dari penyerahan hasil Penilaian Kepatuhan Pemerintah Kabupaten Minsel oleh Ombudsman, Pemkab Minsel berhasil masuk lima besar dari penilaian yang dilakukan terhadap 15 Kabupaten/Kota yang ada di Sulut. Perlu diketahui penilaian tersebut dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2022.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, menyampaikan bersyukur atas hasil penilaian dari Ombudsman tersebut.

“Kami bersyukur Minsel bisa terus menunjukan perbaikan pelayanan setiap tahunnya dan berharap seluruh kepala SKPD yang memiliki pelayanan publik untuk lebih meningkatkan kualitas layanan yang ada terhadap masyarakat, tutur Bupati.

“Selain itu, terimakasih kepada pihak Ombudsman yang sudah melakukan penilaian pelayanan publik di Minsel,” kata Bupati lagi.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulut Meilany Limpar menjelaskan bahwa di penilaian sebelumnya dilakukan berdasarkan satu indikator dan Minsel berada di urutan ke 13, namun setelah dilaksanakan penilaian dengan 4 indikator, Minsel masuk dalam 5 besar di Kabupaten/Kota se-Sulut.

“Kami dari Ombudsman berharap pelayanan publik yang ada di Minsel bisa terus meningkat kedepannya,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah kabupaten Minahasa Selatan Glady Kawatu, para Asisten dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah.

(DArK)

APKASI Otonom Expo 2022, Cap Tikus Minsel Dipromosikan Bupati dan Wabup

SEPUTARJAKARTA – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) melaksanakan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022, yang dilaksanakan pada 20-22 Juli 2022, di Jakarta Convention Center Senayan. Pembukaan AOE telah dilaksanakan pada Rabu (20/7/2022).

AOE 2022 menjadi ajang bagi daerah untuk mempromosikan potensi unggulan setiap daerah, misalnya komoditi dan peluang investasi di masing-masing daerah.

Dalam Apkasi Otonomi Expo 2022 ini terdapat sekitar 245 stan yang dipamerkan. Ratusan stan itu terdiri dari 122 Pemkab, empat kementerian dan BUMN, serta perusahaan swasta nasional dan UMKM.

Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan Apkasi memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga dan mendorong agar momentum pemulihan perekonomian nasional terus membaik.

“AOE 2022 dapat dijadikan sebagai momentum pemulihan ekonomi daerah yang berdampak pada pemulihan ekonomi nasional,” kata Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

Sementara, Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang mengatakan, berkaca pada penyelenggaraan AOE tahun 2021, Apkasi berharap AOE 2022 dapat mencetak transaksi perdagangan dan komitmen investasi.

“Berdasarkan catatan Apkasi, transaksi perdagangan dan komitmen investasi pada AOE 2021 mencapai sekitar Rp 11,3 triliun. Meski begitu, Apkasi tidak mematok target transaksi perdagangan dan/atau komitmen investasi di AOE 2022,” ujar SARMAN Simanjorang.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan ikut menggandeng PT. Jobubu Jarum Minahasa melalui produk andalannya yakni Cap Tikus 1978, Daebak Soju dan hand sanitizer Dr. Vikers untuk ikut serta dalam kegiatan ini.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan sebagai pusat dimana Cap Tikus 1978 dan Daebak Soju ini dibuat tak lupa mengikut sertakan produk ini. Tanggapan warga pengunjung pun begitu antusias melihat produk kebanggan daerah Sulawesi Utara Ini.

“Cap Tikus 1978 adalah penyumbang PAD terbesar di sulut dan merupakan investor terbesar di Minsel. Cap Tikus adalah produk kebanggan dari Minahasa Selatan dan kami bangga dapat terus memperkenalkannya,” ujar Franky Wongkar Bupati Minahasa Selatan.

Hal yang sama pula di tekankan Petra Rembang, Wakil Bupati Minahasa Selatan yang terus memperkenalkan produk Cap Tikus 1978 dimanapun beliau pergi.

“Ini ekonomi kerakyatan dan kaum petani terbantu, dan produk kebanggan daerah maka wajib kita dukung,” ujar Wabup Petra Rembang

Ungkapan para petinggi Kabupaten Minahasa Selatan ini sangat disyukuri oleh pimpinan PT. Jobubu Jarum Minahasa, Nicho Lieke.

Nicho Lieke mengatakan bahwa keberadaan produk Cap Tikus 1978, Daebak Soju dan produk lainnya dari PT. Jobubu Jarum Minahasa terus berkembang karena dukungan pemerintah daerah baik Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar Serta Wakil bupati Petra Rembang juga 30.000 petani dan masyarakat di Minahasa Selatan.

“Kami juga bisa terus memproduksi produk ini tidak lepas juga atas bantuan pak Olly Dondokambey Gubernur Sulawesi Utara yang memberi ruang dan bantuan kemudahan hingga produk asli daerah Sulawesi Utara ini bisa terus eksis dan dalam rencana tahun ini kami akan ekspor,” ujar Nicho Lieke yang juga merupakan ketua APINDO dan PHRI Sulawesi Utara.

Terpantau bukan hanya Minahasa Selatan, daerah di Sulut lainnya juga ikut bangga dengan produk Cap Tikus 1978 ini diantaranya, Bupati Minahasa Royke Roring bersama ibu ikut berfoto bersama dengan Nicho Lieke sambil memegang produk kebanggan orang Sulawesi Utara ini.

Salah satu kegiatan dalam AOE 2022 adalah executive dialogue dengan tema Peluang, Peran dan Harapan Pemerintah Daerah Terhadap KTT G20 dan peningkatan pemberdayaan UKM, dimana para bupati se-Indonesia dan kalangan pengusaha diajak untuk berdiskusi mengenai peran dan apa yang akan Pemerintah kabupaten dapatkan selama KTT G20 dan dalam dialog tersebut Nicho Lieke mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan.

HenceKaramoy